Modern British-Pop/Rock
@Ga_SAGA Lagi-lagi band asal Inggris mendobrak permusikan dunia dalam Grammy Award 2002 dengan kategori “Best Alternative Music Album”. Dan pada Grammy Award 2003 mereka meraih “Best Rock Performance” dan “Best Alternative Music Album”, serta membawa pulang “Record of The Year” dalam Grammy Award 2004.
Siapa mereka ini? Mereka band yang baru-baru ini sering kita dengar single-nya yang berjudul Viva La Vida. Pasti tahu kan? Yaps! Merekalah Cold Play!Coldplay yang sukses lewat album “Parachutes”(2000) dan “A Rush of Blood to the Head” (2002) ini mengawali karier musiknya pada tahun 1996 di London,Inggris dengan empat personil, yakni Chris Martin (vokal), Jonny Buckland (gitaris), Guy Berryman (Bassis), dan Will Champion (Drummer). Mereka menyatakan bahwa musik yang mereka mainkan adalah rock art alternative, tetapi sang vokalis sendiri menyatakan bahwa musik Cold Play lebih cenderung menuju ke limestone rock. Tapi, jika kita lebih mendalami harmonisasi musik mereka, kita pasti akan menilai sendiri apa sebenarnya warna musik mereka.
Yang pasti Cold Play tetap masuk dalam salah satu band atau grup musik dalam kategori Brit-pop/rock. Bahkan musik mereka terkadang lebih sederhana jika dibanding band-band Inggris yang lain. Seperti lagu mereka yang berjudul The Scientist, hanya di-disain dengan block-cord piano dari Chris Martin dengan diiringi beat drum yang cukup sederhana, dengan latar gitar akustik dan string yang mengalun tanpa terasa adanya instrument tersebut. Komposisi yang cukup cerdas, sederhana, namun tetap berkualitas. Bahkan lagu The Scientist ini sempat menjadi Original Sound Track(OST) dari film Wicker Park. Salah satu film yang cukup recommended bagi pencinta film drama/romantis.
Pada tahun 2002 hingga akhir 2007 band-band besar Inggris seperti Oasis, Cold Play, Muse, Radiohead, Keane, Rooster, Placebo mulai bersaing dan “menguasai” pasar musik internasional. Bahkan grup-grup musik asal Inggris lainnya yang kurang bersinar di blantika musik internasional seperti (the)Embrace, Clock, Busted, Thirteen Senses, The Darkness, Bloc Party dan grup-grup musik lainnya mulai bersaing dari segi musikalitas hingga performa mereka di panggung. Embrace sendiri walaupun kurang bersinar secara global namun cukup dikenal hingga daratan Asia. Salah satu lagu (the)Embrace yang ditulis oleh Chris Martin,cs (Cold Play) yang berjudul “Gravity” membawa band ini memuncaki UK Singles Chart(Inggris). Dari musisi-musisi dan band-band itulah musik British menambah “jajahannya” di Amerika, Eropa, Asia, Australia, bahkan hingga ke Afrika. Ekspansi musik yang sungguh luar biasa!
Semua itu hasil dari kerja keras, loyalitas, dan totalitas mereka terhadap musik dan industri yang bergerak dibidangnya. Berkat kerjasama yang baik dari produser, music-director, dan musisi-musisi itu sendiri. Bukan mengangkat sebuah musik dengan tujuan komersialitas dan popularitas semata, namun juga dengan tujuan menghasilkan musik serta musisi yang sangat berkualitas. Apapun jenis musik mereka, dunia selalu menerima musik yang “sesungguhnya”.
