Thursday, May 23, 2013
By Request : Cinta Brontosaurus
@BeatBold Kandasnya hubungan asmara yang kerap dialami Dika (Raditya Dika), penulis buku Cinta Brontosaurus, membuatnya berasumsi bila cinta memiliki tanggal expired. Hal tersebut buru-buru dibantah oleh agen naskah Dika, Kosasih (Soleh Solihun), yang terus meyakinkan Dika bahwa cinta tak seperti itu.
Sampai suatu hari Dika bertemu dengan Jessica (Eriska Rein). Keunikan Jessica membuat hari-hari Dika penuh warna. Warna warni itulah yang membuat dirinya kembali mempertanyakan keabsahan analogi yang dibuatnya: benarkah cinta bisa kadaluarsa?
Meski memakai tajuk CINTA BRONTOSAURUS yang merupakan judul buku kedua Raditya Dika, film arahan Fajar Nugros ini memilih untuk tidak setia pada bukunya. Diakui oleh Dika sendiri bahwa skenario garapannya memang nyeleneh. Seperti yang terlihat, hanya 25% elemen dalam buku hadir di film dan itu tak masalah.
CINTA BRONTOSAURUS berhasil menyajikan guyonan-guyonan garing-sih-tapi-bikin-ketawa-juga a la Dika yang noraknya sudah tak perlu ditanyakan. Film ini juga berhasil menyajikan romantisme manis di tengah tumpukan plot yang tersaji.
Sayangnya pada paruh kedua film berjalan, ritme penceritaan lari ke sana-kemari. Sehingga penonton kelelahan karena terus diseret untuk memahami alur yang terasa melambat. Beruntung pada saat-saat seperti itu Dika masih mampu memantik tawa penonton.
Selain duet Raditya Dika dan Soleh Solihun, mantan wartawan yang berhasil menjadi sidekick dengan jargon "Percaya Sama Kosasih", CINTA BRONTOSAURUS juga didukung oleh sederet nama yang sudah tak asing lagi. Seperti Dewi Irawan, Bucek Depp, Meriam Bellina, Ronny P Tjandra, Pamela Bowie serta penampilan khusus dari penulis Jakarta Undercover; Moamar Emka.
CINTA BRONTOSAURUS memang memiliki kekurangan. Beruntung hal tersebut mampu ditutupi oleh direksi Fajar Nugros yang cukup lancar menerjemahkan kegilaan dalam naskah Dika. Jangan lupakan lagu soundtrack dari HiVi yang easy listening dan membangun nyawa beberapa adegan.
Source : KapanLagi.com
Thursday, March 7, 2013
All About SCANDAL

@beatbold - SCANDAL adalah grup band pop/rock dari Osaka, Jepang dibentuk pada tahun 2006, yang semua anggotanya adalah perempuan yaitu Haruna Ono (Gitar, Vokal), Tomomi Ogawa (Bass, Vokal), Mami Sasazaki (Gitar, Vokal), dan Rina Suzuki (Drum, Vokal). SCANDAL dibentuk sejak mereka duduk di bangku SMA dan kini semuanya telah lulus namun dalam setiap penampilanya identik dengan kostum seragam SMA.
SCANDAL memproklamirkan diri mereka sebagai "Grup Gadis Pop Rock Jepang Terkuat", SCANDAL sangat energik, terutama karena Haruna yang tertua dan pemimpin band, membagi vokal dengan tiga anggota lainnya, agar tidak terfokus pada satu gadis tertentu dan membagi pusat perhatian, tapi biasanya vokal Haruna dan Tomomi yang paling menonjol.
Sebuah catatan menarik tentang band ini adalah cara yang unik dalam mempromosikan band mereka. Karena mereka adalah penggemar anime dan manga Jepang, mereka ingin diwakili dalam bentuk anime, mengubah setiap anggota menjadi karakter anime. SCANDAL dalam bentuk animasi ini adalah fitur pada serangkaian video promosi yang tersedia di situs web dan blog yang kemudian juga dijual dalam bentuk DVD. Sebelum begitu terkenal di Jepang dan masuk major label, band ini bahkan sudah tampil di acara festifal budaya Jepang di Amerika Serikat dan Perancis.
Albums :
- [2009.10.21] BEST ★ SCANDAL
- [2010.08.11] TEMPTATION BOX
- [2011.08.10] BABY ACTION
- [2012.09.26] QUEENS ARE TRUMPS
Friday, February 22, 2013
Spesial Indonesia Banget :O Ina Ni Keke By Musa Sitompul
@dematobing - Sudah lama sekali BeatBold tidak share lagu indah dari Indonesia. Kali ini ada lagu indah dari Sulawesi Utara/ Minahasa. Lagu ini pasti sering sekali kamu dengarkan, tetapi BeatBold tidak pernah memberikan hal yang biasa-biasa saja kepada pembacanya, di dalam video ini sebenarnya ada hal yang menarik, yang pertama lagu ini dinyanyikan oleh Om dari sang penulis yang bernama Musa Sitompul yang sudah lama menetap di Hamburg Jerman.
Meskipun beliau sudah lama di Jerman tetapi rasa cintanya pada tanah air tidak begitu saja hilang, selalu ada kerinduan yang luar biasa akan tempat kelahirannya. Hal luar biasa yang kedua adalah ciri khas suara Om Musa Sitompul sejak tahun 80an ( saat itu penulis masih balita ) tidak berubah. Berduet dengan Yanty My ( Nama di Facebook ) meskipun pengakuannya hanya "Just For Fun" tetapi tetap saja cara bernyanyi mereka memang profesional.Sebagai pemuda Indonesia harusnya kita malu, saudara-saudara kita yang merantau jauh di negara orang masih mengingat lagu-lagu daerah dari Indonesia sedangkan kita malah mendengarkan dan memainkan genre musik tetangga K-Pop dan Melayu Pop yang jelas-jelas teknik menyanyinya sama sekali bukan Indonesia banget. Mari bersama terus mencintai lagu-lagu Indonesia khususnya lagu daerah dan buktikan pada dunia kita juga bisa lebih baik dari K-Pop dan Melayu Pop
Video ini BeatBold ambil dari Facebook dari akun http://www.facebook.com/yanti.my.1 dan lagu ini dipersembahkan untuk seluruh pecinta musik Indonesia di seluruh dunia.





