@BeatBold - Seperti yang dibahas pada posting sebelumnya Ngayogjazz 2012 diadakan pada tanggal 18 November 2012 dan memang diadakan pada tanggal itu ( maksudnya apa lagi ini? -_- ). Banyak sekali cerita yang menarik yang BeatBold dapat dari acara Ngayogjazz 2012, selain mendengarkan musik jazz yang luar biasa dari musisi-musisi handal, BeatBold juga dapat sedikit oleh-oleh dari acara tersebut. Nah mau tahu apa saja oleh-olehnya ?
Sebelum membahas oleh-oleh alangkah bijak sedikit cerita mengenai Ngayogjazz 2012.
Berawal dari perjalanan ke Desa Brayut, Pandowoharjo Sleman Yogyakarta sebenarnya lokasinya tidak terlalu susah karena daerah tersebut memang sudah cukup terkenal dan merupakan daerah wisata, tetapi cukup bermasalah untuk parkir mobil karena akses jalan utama ke TKP ditutup. Karena jalan ditutup sudah pasti jalannya dialihkan ke arah lain yang diharapkan tidak mengganggu dan mengurangi resiko kemacetan. Akhirnya dapat parkir mobil dengan jarak yang cukup jauh dari TKP mungkin sekitar 1 km, tetapi tim BeatBold tetap semangat berjalan kaki hitung-hitung olahraga ringan.

Sesampai di lokasi acara Ngayogjazz 2012, mendung cukup mendukung pergelaran acara tersebut tetapi belum hujan. Jalan-jalan dari panggung 1 ke panggung lainnya memang mengasyikan karena suasana desa yang sejuk dan asri membuat hati, pikiran maupun fisik menjadi fresh, belum lagi jajanan kuliner asli desa yang benar-benar menggoda seperti pecel sayur, nasi goreng khas desa, angkringan khas Jogja, salak pondoh hingga rempeyek asli dari desa. Selain itu cafe-cafe gaya kota juga buka lapak di sana. Cukup ngomongin makanan, sekarang ke minuman (hahahaha...!!), nah persis di depan panggung Keprak BeatBold menemukan tempat nongkrong yang menyediakan teh yang benar-benar asli desa yang jelas panas, legi (manis), kenthel ( kental ) dengan sedikit dedaunan (gak tahu daun apa tapi semoga itu daun teh). Selain itu banyak sekali yang menjual jus buah dan yang jelas kamu bakal menemukan dawet ayu yang menyegarkan. Sudah... masalah kuliner sudah cukup sambil menunggu pukul 12.30 upacara pembukaan Ngayogjazz 2012, tetapi sedikit masalah teknis dari alam pun datang. Hujan yang begitu deras membuat acara terpaksa mundur sekitar 1 jam. Semua pengunjung, PERS sampai panitia berlari mencari tempat berteduh. Meskipun sudah berteduh, ternyata Sang Hujan terus mengejar sampai air menggenang cukup tinggi. Semua peralatan panggung ditutup dengan terpal.


Setelah hujan reda, acara langsung dimulai di panggung Keprak dan dimeriahkan oleh Everyday salah satu band dari komunitas JazzBenSenen. Lagu-lagu yang luar biasa dari Everyday benar-benar membuat pengunjung yang awalnya sudah mulai malas, putus asa untuk mengikuti acara Ngayogjazz 2012 menjadi bersemangat kembali, terlihat dari antusiasme pengunjung yang penuh di depan panggung. Hingga akhirnya upacara dimulai keceriaan yang luar biasa baik dari pengunjung, PERS, pengisi acara , dan panitia menghiasi acara tersebut. Alunan jazz dari panggung Keprak, Luku, Caping, Pacul, Lesung dan Ani-Ani membuat suasana desa menjadi elegan. Mungkin itu sedikit cerita dari BeatBold mengenai acara Ngayogjazz 2012.
Seperti yang dibahas di atas, BeatBold membawa sedikit oleh-oleh dari Ngayogjazz, apa sajakah itu?
1. Buku Pedoman Penghayatan dan Pengalaman Ngayogjazz 2012
2. Kaset Tape Syaharani dengan album Magma
3. Kartu PERS :)
4. Tablet PC ??? sori punya sendiri
5. Deodorant ??? itu spidol pake casing deodorant ( nge-lez wae koe Hon...)